TRILAKSITO SALOEDJI
Blog Prosa dan Puisi
Halaman
HOME
PROFIL
DAFTAR ISI BLOG
FACEBOOK
GOOGLE PLUS
BUKU TAMU
CERITA HUMOR
PUISI RELIGI
Tampilkan postingan dengan label
PUISI KEHIDUPAN
.
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label
PUISI KEHIDUPAN
.
Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Desember 2012
KETIKA CENGKEH BERBUNGA
KETIKA CENGKEH BERBUNGA
(Trilaksito Saloedji)
Paduan serasi pemandangan
Gunung Kelud berwarna biru yang perkasa
Bukit-bukit bersembulan
Lembah-lembah yang kentara diantaranya
Baca selengkapnya »
USAPAN ANGIN PERSIL
USAPAN ANGIN PERSIL
(Trilaksito Saloedji)
Kalau dedaunan Albizzia bergoyang pelan
Dan pokok-pokok teh diam terpaku
Bayu membelai lembut pada dada-dada hampa
Menjamah sudut-sudut hati rindu
Baca selengkapnya »
DING DONG
DING-DONG
(Trilaksito Saloedji)
Kala malam pekat dalam kesendirian
Apalagi kalau tidak
Benak ini dipenuhi pikiran-pikiran
Segala macam
Warna, rasa dan cita
Baca selengkapnya »
DONGENG TENTANG SINDER
DONGENG TENTANG SINDER
(Trilaksito Saloedji)
Alkisah kudongengkan tentang sinder segala zaman
Kepada anda dan andika sekalian
Dari zaman penjajahan sampai tahun sembilan puluhan
Baca selengkapnya »
GEROBAK SLADA
GEROBAK SLADA
Trilaksito Saloedji)
Gerobak slada
Iramanya tak juga ada
Dalam merayapi malam
Setapak demi setapak jalan berbatu
Kau lalui tanpa rasa
Baca selengkapnya »
Rabu, 12 Desember 2012
POTONG PADI
POTONG PADI
(Trilaksito Saloedji)
Tembang tembang termanis
Dalam seluruh masa kerja
Dari petak-petak kecil tanah
Berbatas pematang-pematang mengular
Tiada lain terhambur dari perempuan-perempuan
Sibuk ani-ani potong padi
Kidung senggakan lelaki-lelaki
Merasuk dalam dada
Menumbuhkan berbagai asa
Lewat pematang berliku-liku
Ruwet rumit juga beban dipundak
Berjalan pulang pak tani memikul padi
Bayangannya bayangannya
Siang malam beradu satu
Panen besar lumbung penuh
Yang kan meruwat segala kekurangan
Yang kan menutup segala hutang
Dan kelebihannya
Kelebihannya
Buat persenang keluarga
Tembang tembang yang paling manis
Dalam seluruh masa kerja
Petani yang bergelut dengan ternaknya
Yang bermandi keringat hari-hari
Kata yang termanis
Dendang bibi dan bapak tani
Panen besar padi menjadi
Bersatu diri memotong padi*
--Sumberejo
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)