(Trilaksito Saloedji)
Suatu ketika aku diajak kakakku makan di depot yang
sederhana di kawasan Kudusan Malang. Ketika kami sedang menikmati hidangan,
tamu lain datang dan bicara dengan pelayan depot :
’’Lauknya bambu
dan grajen Buk’’ – Karena terdengar aneh, kulirik pria separo baya yang
duduk di kursi
pada meja lain. Memangnya depot ini jual lauk bambu dan grajen ( limbah
gergajian kayu) ?, pikirku.