Kamis, 16 Mei 2013

AMIS (2)


AMIS (2)
(Trilaksito Saloedji)

Seorang ibu memanggil tukang sayur yang lewat di muka rumahnya. Membeli ikan air tawar sekalian minta kepada tukang sayur untuk membersihkan sisik dan insangnya. Sementara itu dia kembali ke dapur meneruskan pekerjaannya sebentar. Putri kecilnya yang serba ingin tahu, mendekat ke tukang sayur yang sedang mengerjakan pemintaan pelanggannya. Setelah kembali ke depan melihat putrinya, ibu tersebut berkata : ’’Jangan dekat-dekat Bang Sayur yang sedang  membersihkan ikan, ‘amis’ Nak’’. Tukang sayur yang asyik memainkan pisau di tubuh ikan, berkata : ’’Ah kagak Bu, mana mungkin ‘ikan amis’ ’’.

Sabtu, 06 April 2013

JENAZAHNYA …….TERTIDUR


’’JENAZAHNYA’’ …….TERTIDUR
 (Trilaksito Saloedji)

Pengajian ba’dal shalat subuh pagi ini tentang : ’’Teori dan praktek mengkafani jenazah’’.
Tiga lembar kain kafan telah dipasang berlapis di atas karpet/sajadah masjid. Sukarelawan yang berperan sebagai ’’jenazah’’ adalah seorang remaja. Siap tiduran terlentang di atas kain kafan, kedua tangan ditumpangkan di atas dadanya.

BUS-BUS LENG-LENG


BUS-BUS  LENG-LENG
(Trilaksito Saloedji)

Bekerja di lapangan. Berpanas-panas di terik matahari. Berjalan diterpa angin. Atau berbasah kuyub diguyur hujan. Menghadapi orang ’’lapangan’’ yang lebih ’’spontan’’ dari pada pegawai kantoran. Itulah resiko pekerjaan yang sudah menjadi pilihanku..

SOUP A SOUP


’’ SOUP  A  SOUP ’’
 (Trilaksito Saloedji)

Menjelang sore kami bertujuh dalam satu kendaraan menuju Surabaya. Akan menghadiri undangan kemanten seorang keluarga. Senang bisa bertemu sanak saudara dan para sesepuh kami. Setelah bernostalgia dengan mereka sepantasnya, kami menuju ke meja prasmanan. Cicip sana, cicip sini. Menikmati makanan yang kami sukai. Sambil ngobrol dengan orang-orang yang kami kenal.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...