(Trilaksito Saloedji)
Seorang ibu
memanggil tukang sayur yang lewat di muka rumahnya. Membeli ikan air
tawar sekalian minta kepada tukang sayur untuk membersihkan sisik dan
insangnya. Sementara itu dia kembali ke dapur meneruskan pekerjaannya sebentar.
Putri kecilnya yang serba ingin tahu, mendekat ke tukang sayur yang sedang
mengerjakan pemintaan pelanggannya. Setelah kembali ke depan melihat putrinya,
ibu tersebut berkata : ’’Jangan dekat-dekat Bang Sayur yang sedang membersihkan ikan, ‘amis’ Nak’’. Tukang sayur
yang asyik memainkan pisau di tubuh ikan, berkata : ’’Ah kagak Bu, mana mungkin
‘ikan amis’ ’’.

.jpg)

